Translete di sini
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, November 23, 2010

Ganggang Hijau-Biru(Cyanobacteria)

Ganggang hijau-biru atau Cyanobacteria termasuk dalam kelompok Eubacteria atau bakteri yang banyak dipelajariGanggang hijau-biru merupakan organisme perintis (vegetasi perintis), artinya sebelum vegetasi lainnya tumbuh,
ganggang hijau-biru telah lebih dulu ada. Ganggang hijau-biru merupakan komponen penting fitoplankton dalam ekosistem perairan.




1.Ciri-Ciri Ganggang Hijau-Biru












  • Umumnya bersel satu, tetapi beberapa jenis ada yang berbentuk benang dan koloni
  • Bersifat prokariotik dan materi inti terkumpul di suatu tempat dalam sitoplasma.
  • Memiliki klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis atau bersifat autotrof (dapat membuat makanannya sendiri)
  • Memiliki pigmen fikosianin yang menyebabkan warna hijau kebiruan.
2. Struktur Ganggang Hijau-Biru
Struktur sel ganggang hijau-biru secara umum tersusun dari dinding sel, membran sel, sitoplasma dan materi genetik. Dinding sel ganggang hijau-biru tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin. dinding sel ganggang hjau-biru dilapisi selubung lendir yang berfungsi mencegah sel dari kekeringan. Membran sel ganggang hijau-biru tersusun dari
lipoprotein(protein dan lemak) yang bersifat selektif permaebel, untuk mengatur zat-zat yang masuk kedalam sel. 
Sitoplasma ganggang hijau-biru merupkan sistem koloid yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, ribosom,
mesosom dan materi inti(DNA).

3.Reproduksi Ganggang Hijau-Biru 
a. Pembelahan Biner
Seperti halnya bakteri, ganggang hijau biru bereproduksi dengan pembelahan biner.
b. Fragmentasi
Selain itu, ganggang-hijau biru bereproduksi secara fragmentasi. Fragmentasi adalah terputusnya benang-benang
ganggang yang tunbuh menjadi ganggang baru. Potongan benang-benang pendek yang dapat tumbuh disebut
hormogonium. Fragmentasi terjadi pada ganggang hijau-biru yang berbentuk filamen(benang).
c.Pembentukan Endospora.
Sebagian ganggang hijau-biru dapat membentuk spora dalam selnya sehingga disebut endospora. Spora dapat tumbuh menjadi ganggang baru. Sel yang membentuk endospora disebut akinet.
4. Anggota Ganggang hijau - biru.
a. Ganggang hijau-biru bersel satu
Contoh:


  1. Chroococcus, hidup di dasar kolam, pada cadas atau tembok yang basah.
  2. Gloeocapsa, hidup menempel(epifit) pada tumbuhan atau batu-batuan.
b. Ganggang Hijau-Biru berbentuk koloni
Contoh:
Polycytis bebentuk koloni yang bulat menyerupai bloa atau agak tidak teratur.


c. Ganggang Hijau-Biru Berbentuk Benang(filamen)
Contoh:


  • Nostoc


Bebentuk benang yang terdiri dari sel-sel bulat seperti bola. Terdapat sel yang berukuran dari sel lain yang berdinding tebal yang disebut heterosista, yang dapat mengikat nitrogen dari udara.




  • Osicillatoria
Bebentuk benang yang tebal yang terdiri dari sel-sel yang pipih. bereproduksi dengan membelah diri dan secara fragmentasi dengan membentuk hormogonium.


  • Anabaena


Tersusun atas sel-sel seperti bola memiliki heterosista sehingga mampu mengikat nitrogen bebas dari udara dan dapat bersimbiosis dengan tanaman. Beberapa jenis hidup sebagai plankton di perairan.




  • Rivularia
Berbentuk benang dan sel bagian pangkal(heterosista) lebih besar daripada sel bagian ujung yang berakhir menyerupai rambut hingga menyerupai bentuk cambuk.


Artikel Terkait:

Artikel Terkait



0 comments:


Silakan Bekomentar.!!!


Semakin banyak berkomentar, semakin banyak backlink, semakin cinta Search Engine terhadap blog anda
:a:
:b:
:c:
:1: :2: :3: :4: :5: :6:
:7: :8: :9: :10: :11: :12:

Post a Comment

Next Prev home
Share this page: