Translete di sini
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, August 2, 2010

Sel




Sel adalah unit terkecil dari suatu makluk hidup. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Makhluk hidup(organisme) yang hanya memiliki satu sel disebut dengan uniselular contohnya: bakteri, archae, amoeba dan protozoa lainya. Sedangkan organisme yang memiliki banyak sel disebut dengan organisme multiselular.

Sejarah penemuan sel

Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hook yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa latincellula yang berarti rongga/ruangan.

Struktur sel

Umumnya setiap sel memiliki:
  • membran sel,
  • sitoplasma, dan
  • inti sel atau nukleus.

Sel tumbuhan dan sel bakteri memiliki lapisan di luar membran yang dikenal sebagai dinding sel. Dinding sel bersifat tidak elastis dan membatasi perubahan ukuran sel. Keberadaan dinding sel juga menyebabkan terbentuknya ruang antar sel yang pada tumbuhan menjadi bagian penting dari transportasi hara dan mineral di dalam tubuh t
umbuhan.
Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protloplasma. Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel. Organel memiliki struktur terpisah dari sitosol dan merupakan "kompartementasi" di dalam sel, sehingga memungkinkan terjadinya reaksi yang tidak mungkin berlangsung di sitosol. Sitoplasma juga didukung oleh jaringan kerangka yang mendukung bentuk sitoplasma sehingga tidak mudah berubah bentuk.
Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah
  • mitokondria (kondriosom)
  • badan Golgi(diktiosom)
  • retikulum endoplasma
  • plastida (khusus tumbuhan, mencakup leukoplas, kloroplas, dan kromoplas)
  • Vakuola (khusus tumbuhan)

Perbedaan sel tumbuhan, sel hewan, dan sel bakteri



Sel tumbuhanSel hewanSel bakteri    
Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan.Sel bakteri sangat kecil.
Mempunyai bentuk yang tetap.Tidak mempunyai bentuk yang tetap.Mempunyai bentuk yang tetap.
Mempunyai dinding sel [cell wall] dari selulosa.Tidak mempunyai dinding sel [cell wall].Mempunyai dinding sel [cell wall] dari lipoprotein.
Mempunyai plastida.Tidak mempunyai plastida.Tidak mempunyai plastida.
Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar.Tidak mempunyai vakuola [vacuole], walaupun kadang-kadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle].Tidak mempunyai vakuola.
Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati.Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen.-
Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome].Mempunyai sentrosom [centrosome].Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome].
Tidak memiliki lisosom [lysosome].Memiliki lisosom [lysosome].
Nukleus lebih kecil daripada vakuola.Nukleus lebih besar daripada vesikel.Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya.


























Artikel Terkait:

Artikel Terkait



0 comments:


Silakan Bekomentar.!!!


Semakin banyak berkomentar, semakin banyak backlink, semakin cinta Search Engine terhadap blog anda
:a:
:b:
:c:
:1: :2: :3: :4: :5: :6:
:7: :8: :9: :10: :11: :12:

Post a Comment

Next Prev home
Share this page: